PENGGUNAAN FAKTOR KOREKSI VOLUME PEMERIKSAAN SEDIMEN URINE

Penulis

  • Doni Setiawan a:1:{s:5:"id_ID";s:26:"STIKes Muhammadiyah Ciamis";}
  • Dessi Anggita Putri Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medik, STIKes Muhammadiyah Ciamis, Jawa Barat, Indonesia
  • Dewi Kania Yulianti Laboratorium Patologi Klinik, RSUD Soekardjo Koata Tasikmalaya, Jawa Barat, Indonesia
  • Atun Farihatun Program Studi D3 Teknologi Laboratorium Medik, STIKes Muhammadiyah Ciamis, Jawa Barat, Ind

Kata Kunci:

Infeksi Saluran Kemih; Sedimen Urine; Urinalisis; Volume urine;

Abstrak

Infeksi Saluran Kemih (ISK) adalah infeksi akibat berkembangnya mikroorganisme patogen di dalam saluran kemih. Salah satu pemeriksaan laboratoirum yang dilakukan pada penyakit ISK adalah pemeriksaan urinalisis diataranya tes sedimen urine. Beberpa laboratorium masih menggunakan volume urine untuk tes sedimen urine kurang dari volume standar yaitu 12 mL. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh faktor koreksi volume urine terhadap tes sedimen urine sel eritrosit dan leukosit pada pasien Infeksi Saluran Kemih (ISK). Metode penelitian ini ekrperimental, sampel yang digunakan yaitu pasien ISK di RSUD Ciamis dengan besar sampel sebanyak 30 responden. Variasi volume spesimen urine sewaktu yang digunakan dalam penelitian ini yaitu volume 12 mL, 2 mL, dan 2 mL dengan faktor koreksi. Hasil penelitian diketahui bahwa hasil sedimen urine dari volume standar yaitu 12 mL didapatkan nilai rerata sel leukosit 22/LPB dan sel eritrosit 12/LPB pada variasi volume 2 mL didapatkan nilai rerata leukosit 4/LPB dan eritrosit 2/LPB, sedangkan pada variasi volume 2 mL dengan faktor koreksi hasil sel leukosit 24/LPB dan sel eritrosit 12/LPB. uji statistik menggunakan Mann-Whitney didapatkan asymp. Sig. (2-tailed) > 0,05 bahwa tidak ada perbedaan  hasil tes sedimen urine sel leukosit dan eritrosit antara volume 2 mL dengan  faktor koreksi dan volume 12 mL. Faktor koreksi dapat digunakan untuk tes sedimen urine sel eritrosit dan leukosit, pada volume spesimen yang tidak sesuai standar. Saran ATLM melakukan faktor koreksi pada volume spesimen urine yang tidak adekuat.

Diterbitkan

2022-11-09