RESPON IMUN TERHADAP PROTEIN REKOMBINAN MPT64 M.tuberculosis ISOLAT LOKAL SEBAGAI KANDIDAT IMUNOSERODIAGNOSTIK

Isi Artikel Utama

Nurul Inayati
Fihiruddin
Heri Setiyo Bekti

Abstrak

Latar Belakang: Pengembangan alat diagnostik untuk mendeteksi kasus TB sangat dibutuhkan. Alat deteksi seharusnya dapat menemukan penyakit TB lebih cepat, dengan spesifisitas dan sensitivitas yang optimal. Protein MPT64 merupakan antigen spesifik, bersifat imunogenik serta sangat berperan dalam menstimulasi sistem imun seseorang yang terinfeksi M. tuberculosis. Penelitian ini bertujuan mengetahui respon imun terhadap protein rekombinan MPT64 M. tuberculosis isolat lokal sebagai kandidat Imunoserodiagnostik. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksprimental, dimana Hasil PCR gen Rv1980c disisipkan pada plasmid pET SUMO, dan ditransformasikan ke sel kompeten E.coli BL21(DE3). Protein rekombinan diekpresikan pada media Luria Bertani serta diamati menggunakan SDS-PAGE dan Western Blotting. Uji proliferasi sel B dan sel T dilakukan secara invitro dengan uji MTT dan Optical dencitynya diukur menggunakan ELISA reader pada panjang gelombang 595nm serta dianalisis dengan uji statistik One Way Anova.Hasil: Hasil PCR gen RV1980c M.tuberculosis adalah 619 bp. Pemeriksaan SDS-PAGE dan Western blotting protein MPT64 menunjukkan berat molekul 36-kDa. Hasil Optical Dencity sel B yang dipapar protein rekombinan MPT64 dengan konsentrasi 10ug/ml, 5ug/ml, 2,5ug/ml dan 1,25ug/ml masing-masing adalah 0.435, 0.381, 0.286 dan 0.252. Optical Dencity sel T masing-masing adalah 0.276,0.202,0.184 dan 0.178. Berdasarkan uji statistik ditemukan perbedaan yang signifikan diantara kelompok perlakuan (p=0,011) Kesimpulan: Protein rekombinan MPT64 M.tuberculosis isolat lokal bersifat imunogenik sehingga berpotensi dikembangkan menjadi bahan imunoserodiagnostik

Rincian Artikel

Bagian
Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama