EFEKTIVITAS SEDIAAN CAIR ELEKTRIK DARI EKSTRAK DAUN CIPLUKAN (Physalis angulata L.) SEBAGAI ANTI NYAMUK Aedes aegypti
Isi Artikel Utama
Abstrak
Demam Berdarah Dengue adalah penyakit infeksi disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Pemberantasan nyamuk dengan insektisida berbahan kimia menimbulkan efek samping sehingga diperlukan adanya insektisida alternatif dari bahan alami, salah satunya adalah ciplukan (physalis angulata L.). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas sediaan cair elektrik dari ekstrak daun ciplukan terhadap nyamuk Aedes aegypti. Ekstrak daun ciplukan dimaserasi dan diuapkan dengan rotary evaporator pada suhu 45 hingga diperoleh ekstrak kental, kemudian diencerkan dengan 2 pelarut (akuades dan etanol) Efektivitas ekstrak pada masing-masing pelarut diuji pada 5 kelompok perlakuan yaitu ekstrak konsentrasi 4%, 5% dan 6%, kontrol positif (HIT) dan kontrol negatif. Uji diamati pada jam ke 3, 6, 9, dan 12 setelah perlakuan. Hasil pengujian diketahui bahwa ekstrak yang dilarutkan dengan etanol lebih efektif dari pada pelarut akuades. Ekstrak dengan pelarut akuades efektif menyebabkan kematian pada nyamuk di jam ke 6 perlakuan, sedangkan dengan pelarut etanol efektif di jam ke 3 perlakuan
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.