DAUN ANDONG (Cordyline fruticosa (L) A.Chev) SEBAGAI PEWARNA ALTERNATIF PEWARNA WRIGHT STAIN PADA SEDIAAN APUSAN DARAH TEPI

Isi Artikel Utama

Nida Ariani
Putri Kartika Sari
Nafila
Muhammad Arsyad

Abstrak

Pemeriksaan apusan darah tepi sangat penting dalam hematologi untuk mengamati morfologi eritrosit, leukosit, dan trombosit. Dewan Internasional untuk Standardisasi Hematologi merekomendasikan metode Pewarnaan Wright untuk tujuan ini. Namun, Pewarnaan Wright merupakan pewarna sintetis yang sulit didegradasi, relatif mahal, dan berbahaya bagi lingkungan. Oleh karena itu, alternatif alami seperti daun andong (Cordyline fruticosa (L.) A. Chev), yang kaya akan antosianin, menawarkan potensi sebagai pewarna yang ramah lingkungan dan terjangkau. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas rendaman daun andong sebagai pengganti alami pewarnaan wright dalam pewarnaan apusan darah tepi. Penelitian ini menggunakan dua perlakuan Pewarnaan Wright dan rendaman daun andong-dengan masing-masing 16 kali ulangan. Pengamatan mikroskopis menunjukkan bahwa Pewarnaan Wright menghasilkan morfologi eritrosit yang jelas dan pewarnaan leukosit dan trombosit yang akurat. Sementara itu, rendaman daun andong berhasil mewarnai eritrosit tetapi tidak sepenuhnya memenuhi kriteria morfologi standar. Namun, leukosit dan trombosit terwarnai secara memadai dan sesuai dengan standar pewarnaan. Temuan ini menunjukkan bahwa ekstrak daun andong berpotensi sebagai pewarna alternatif alami dalam pemeriksaan hematologi, terutama untuk pewarnaan leukosit dan trombosit, meskipun optimasi diperlukan untuk meningkatkan visualisasi eritrosit.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel