SENSITIVITAS PCR GEN IS6110 DALAM DETEKSI Mycobacterium tuberculosis PADA PASIEN HIV/AIDS DENGAN BTA NEGATIF: STUDI VALIDASI DENGAN GENEXPERT
Isi Artikel Utama
Abstrak
Tuberkulosis (TB) merupakan infeksi oportunistik utama pada pasien HIV/AIDS dengan sistem imun yang tersupresi, dimana pemeriksaan Bakteri Tahan Asam (BTA) konvensional sering memberikan hasil negatif palsu. Penelitian ini bertujuan menganalisis sensitivitas metode Polymerase Chain Reaction (PCR) dengan target gen IS6110 dalam mendeteksi Mycobacterium tuberculosis pada pasien HIV/AIDS dengan hasil BTA negatif, menggunakan GeneXpert sebagai standar referensi. Penelitian deskriptif analitik dengan desain cross-sectional dilakukan terhadap 5 pasien HIV/AIDS dengan suspek TB di Puskesmas Lepo-Lepo periode Januari-Mei 2025. Sampel sputum diperiksa menggunakan metode pewarnaan Ziehl-Neelsen dan Tes Cepat Molekuler (TCM) GeneXpert, sedangkan sampel darah dianalisis dengan PCR menggunakan primer spesifik gen IS6110. Ekstraksi DNA menggunakan kit Geneaid, amplifikasi mengikuti protokol standar (35 siklus), dan visualisasi melalui elektroforesis gel agarosa 2%. Seluruh sampel menunjukkan hasil BTA negatif namun positif MTB (detected low) pada pemeriksaan GeneXpert. Analisis PCR mendeteksi gen IS6110 pada semua sampel darah (100%), ditunjukkan dengan pembentukan pita DNA berukuran 123 bp dengan konsentrasi berkisar 0,472-89,39 µg/mL. Tabel diagnostik 2×2 menunjukkan konkordansi sempurna (true positive=5, false negative=0), menghasilkan nilai sensitivitas PCR sebesar 100%. Metode PCR dengan target gen IS6110 memiliki sensitivitas sangat tinggi dalam mendeteksi M. tuberculosis pada pasien HIV/AIDS dengan hasil BTA negatif dan menunjukkan konkordansi sempurna dengan GeneXpert, sehingga dapat menjadi alternatif diagnostik molekuler yang efektif untuk populasi berisiko tinggi dengan manifestasi paucibacillary.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.