ANALISIS PENGARUH PERBEDAAN GOLONGAN DARAH MANUSIA TERHADAP PRODUKTIVITAS TELUR DAN LARVA NYAMUK Aedes aegypti STRAIN KOTA KENDARI

Isi Artikel Utama

Sri Aprilianti Idris
Darmayanita Wenty
Rostika
Susanti
Muhammad Sultanul Aulya
Fika
Firly Sahara

Abstrak

Aedes aegypti merupakan vektor utama penyebab penyakit demam berdarah dengue (DBD) yang berkembang biak melalui proses bertelur di lingkungan perairan. Produktivitas telur nyamuk betina sangat dipengaruhi oleh sumber darah yang dikonsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi golongan darah manusia terhadap produktivitas telur Aedes aegypti. Metode penelitian yang digunakan bersifat eksperimental dengan menggunakan nyamuk betina dewasa yang diberi pakan berupa darah manusia bergolongan darah A, B, AB, dan O, masing-masing dengan tiga kali ulangan. Setelah proses pemakanan darah, jumlah telur dan larva yang dihasilkan dihitung, kemudian data dianalisis menggunakan analisis varians (ANOVA) satu arah untuk mengetahui adanya perbedaan signifikan antarperlakuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nyamuk yang mengonsumsi darah golongan AB menghasilkan jumlah telur dan larva tertinggi, yaitu rata-rata 431 butir telur dan 187 larva, disusul oleh golongan darah O, B, dan A. Namun, hasil uji statistik menunjukkan nilai Fhitung telur = 0,766 (p = 0,544) dan Fhitung larva = 0,299 (p = 0,825), sehingga tidak terdapat perbedaan signifikan (p > 0,05). Kesimpulannya, variasi golongan darah manusia tidak berpengaruh nyata terhadap produktivitas telur maupun larva Aedes aegypti.


Kata kunci: Aedes aegypti, golongan darah, produktivitas telur, demam berdarah dengue.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama