KOLERASI ANTARA INFEKSI NEMATODA USUS DAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK DI LINGKUNGAN PESISIR EKSPLOITASI NIKEL, LASOLO KEPULAUAN
Isi Artikel Utama
Abstrak
Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi kronis yang masih banyak terjadi di Indonesia, terutama di wilayah pesisir dengan kondisi sanitasi yang kurang baik. Salah satu faktor yang berperan dalam kejadian stunting adalah infeksi nematoda usus, yang dapat mengganggu penyerapan zat gizi dan menyebabkan gangguan pertumbuhan anak. Kecamatan Lasolo Kepulauan merupakan wilayah pesisir dengan aktivitas eksploitasi nikel yang berpotensi meningkatkan risiko infeksi dan stunting pada anak.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara infeksi nematoda usus dan kejadian stunting pada anak yang tinggal di wilayah pesisir terdampak aktivitas eksploitasi nikel di Kecamatan Lasolo Kepulauan, Kabupaten Konawe Utara. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan metode purposive sampling. Sebanyak 50 anak berusia 2–10 tahun dijadikan responden, dengan pengumpulan data melalui pengukuran antropometri (tinggi dan berat badan) untuk menentukan status gizi dan pemeriksaan feses menggunakan metode langsung untuk mendeteksi telur nematoda usus. Proses informed consent diberikan kepada orang tua atau wali anak sebelum penelitian dilaksanakan.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.