EKSPLORASI KHAMIR, ANALISIS KADAR ALKOHOL DAN SENYAWA BIOAKTIF DALAM MINUMAN TRADISIONAL KAMEKO KHAS SUKU MUNA, SULAWESI TENGGARA

Isi Artikel Utama

Angriani Fusvita
Bonni Rubak
Kemal Idris Balaka
Umul Hasanah
Erliyanti
Dilla Juniarsih
Zeptiano Eliacrist Ielmart
Agung Wibawa Mahatva Yodha

Abstrak

Kameko adalah minuman fermentasi tradisional dari nira aren (Arenga pinnata) khas masyarakat Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, yang dibuat secara spontan tanpa starter komersial. Fermentasi ini mengandalkan pertumbuhan khamir untuk menghasilkan etanol dan senyawa bioaktif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis khamir, kadar alkohol, dan senyawa bioaktif pada kameko manis dan pahit. Sampel diperoleh dari produsen lokal. Isolasi khamir menggunakan media PDA, diikuti identifikasi mikroskopis dan sistem VITEK 2 Compact. Kadar alkohol dianalisis secara kuantitatif menggunakan metode destilasi, sedangkan skrining uji senyawa bioaktif dilakukan secara kualitatif pada minuman kameko untuk menentukan keberadaan metabolit sekunder (flavonoid, saponin, tanin, fenol, steroid, triterpenoid, alkaloid). Hasilnya, Saccharomyces cerevisiae ditemukan pada kameko manis, sedangkan Candida kefyr dan Saccharomyces cerevisiae ditemukan pada kameko pahit. Kadar etanol berkisar antara 11–17% (v/v). Kameko manis positif mengandung flavonoid, saponin, steroid, triterpenoid, dan alkaloid. Kameko pahit positif mengandung flavonoid, tanin, fenol, steroid, triterpenoid, dan alkaloid. Temuan ini menunjukkan potensi Kameko sebagai minuman fungsional tradisional, namun kadar alkohol yang tinggi memerlukan pengawasan ketat untuk menjamin keamanan konsumsi.

Rincian Artikel

Bagian
Artikel